Minggu, 20 Juli 2014

Sleep Paralysis (kelumpuhan tidur) Part2

images from wikipedia


Menurut artikel yang gue baca yang bersumber dari id.m.wikipedia.org sleep paralysis atau kelumpuhan tidur merujuk pada keadaan tidak mampu bergerak ketika sedang tidur ataupun ketika bangun tidur. Jadi orang yang mengalami sleep paralysis ini susah untuk menggerakan anggota badan, mengeluarkan suara , nah keadaan ini juga biasanya disertai dengan halusinasi seram atau mimpi buruk.
Dan uniknya kondisi sleep paralysis ini biasa terjadi saat si penderita sedang tedur menelentang atau menghadap keatas yang ditandai dengan sesak napas seperti dicekik,  dada sesak,badan tidak bisa bergerak dan sulit  bersuara  (jadi saran gue , kalo tidur miring aja ato gak tengkurep. Tapi gue inget  pernah sekali gue tidur tengkurep dan gue tetep ngalamin sleep paralysis ini, jadi saran paling efektif adalah miring :D)
Oke kembali lagi , kelumpuhan tidur ini diyakini terjadi akibat terganggunya fase tidur REM yang menyebabkan terjadinya atonia otot lengkap yang mencegahseseorang untuk bertindak diluar mimpi mereka. Kelumpuhan tidur telah dikaitkan dengan gangguan laiinya seperti narkolepsi, migrain, gangguan kecemasan dan apneaa tidur obstruktif.
Klasifikasi
Kelumpuhan tidur ini bisa diklasifikasikan menjadi 2, yakni kelumpuhan tisur terisolasi (ISP) , dan kelu,puhan tidur terisolasi berulang (RISP). Dari kedua type tersebut, ISP lebih umum terjadi dibandingkan RISP. ISP terjadi dalam durasi yang pendek, yaitu sekitar satu menit. Kelumpuhan tidur ISP terjadi setidknya sekali dalam seumur hidup seseorang. Sedangkan RISP tergolong dalam kondisi kronis. Individu mengalami gangguan tidur yang terjadi berulang kali disepanjang hidupnya.
(gue gak Cuma sekali dalam seumur hidup dan kadang gak cumasekali dalam semalem -_- berarti gue tergolong RISP
Prevalensi
Kelumpuhan tidur terisolasi umumnyadialami oleh pasien yang didiagnosis mengidap narkolepsi. Sekitar 30-50%orang yang didiagnosis dengan narkolepsi  telah mengalami kelumpuhan tidur sebagai gejala tambahan.
kelumpuhan tidur diantara populasi umum adalah sekitar 6,2% mayoritas individu2 telah mengalami kelumpuhan tidur mengalaminya sekali sebulan hingga sekali setahun (gue lebih dari itu-_-). Sedangkan 3% dari individu  telah mengalami kelumpuhan tidur yang terjadi berulang setiap malamnya; seperti yang disebutkan sebelumnya, orang-orang ini didiagnosis menderita RISP (ge termasuk dalam golongan minoritas yang Cuma 3% -_-)
kelumpuhan tidur pada umumnya bisa terjadi baik pada pria maupun wanita. Namun, kelompok usia tertenntu bisa menjadi lebih rentan mengalami kelumpuhan tidur. Sekitar 36% dari individu yang terlah mengalami kelumpuhan tidur berasal dari kelompok usia  25-44 tahun, dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami kelumpihan gangguan tidur ini adalah 17-17 tahun.

Tanda dan Gejala
Patofisiologis kelumpuhan tidur ini belum teridentifikasi secara konkret , namun ada beberapa teori mengenai apa yang menyebabkan seseorang bisa mengalami kelumpuhan tidur inidiantaranya berasal dari pemahaman bahwa kelumpuhan tidur adalah parasomnia yang disebabkan oleh tidak sejalannya fase REM dan bangun tidur, dengan kata lain, otak masih dalam kondisi tidur tapi tubuh ingin bangun, sehingga tubuh tidak bisa digerakan.
Karakteristik dari Mimpi
Kelumpuhan tidur sering diiringi oleh halusinasi seram (hipnopompik atau hipnagogik) dan perasaan takut yang teramat sangat. Ketakutan penderita terhadap kelumpuhan tidur terutama berasal dari jelasnya halusinasi yang dialaminya. Elemen halusinasi saat mengalami kelumpuhan tidur membuat seseorang cenderung menafsirkan pengalaman tersebut sebagai mimpi, karena objek-objek yang tidak masuk akal mungkin muncul dalam kamar dalam pandangan mata kasar seseorang.
Berapa faktor telah diidentifikasi sebagaihal-hal yang menyebabkan terjadinya kelumpuhan tidur. Faktor ini termasuk nsomnia dan kurang tidur, jadwal tidur yang tidak teratur, tidur dengan posisi terlentang , stres, terlalu sering menggunakan stimulan, kelelahan fisik, serta penggunaan obat-obatan tertentu untuk mengobati ADHD. Namun , tidur dalam posisi terlentang dikatakan sebagai faktor utama yang memicu terjadinya kelumpuhan tidur ini (dan ini bener banget, karna gue gak pernah ngerasain kalo gue tidur dalam posisi miring)
Dalam Budaya
Eh dan ternyata eh ternyata , fenomena ini diseluruh dunia memang selalu dikaitkan dengan hal-hal yang mistis .. yuk kita bahas!
1.       Finlandia dan Swedia
kelumpuhan tidur diyakini disebabkan oleh mare, makhluk supernatural yang berkaitan dengan incubi dan succubi. Menurut kepercayaan setempat, mare adalah seorang wanita yang dikutuk dan tubuhnya dibawa secara misterius saat ia tidur dan tanpa ia sadari. Ia kemudian mengunjungi penduduk desa dan menduduki tulang iga mereka saat mereka tidur, yang menyebabkan mereka mengalami mimpi buruk.
2.       Newfoundland South Carolina dan Georgia , digambarkan bahwa kelumpuhan tidur disebabkan oleh makhluk jahat hag, yang meninggalkan tubuh fisiknya pada malam hari, dan duduk di dada korbannya. Korban biasanya bangun dengan perasaan teror, sulit bernapas, karena dadanya ditindih oleh hag.
3.       Fiji
Fenomena ini disebut dengan kana tevoro , “dimakan” oleh setan. Setan ini dipercaya sebagai kerabat seseorang yang baru meninggal dunia dan datang kembali untuk menyelesaikan urusan yang belum selesai.
4.       Turki
kelumpuhan tidur disebut dengan karabasan , versi lain dari cerita mengenai kunjungan setan saat tidur
5.       Thailand
diyakini bahwa kelumpuhan tidur disebabkan oleh hantu dari cerita rakya thailan yang di kenal dengan nama phi am
6.       Indonesia dan Malaysia
nah ini negara kita indonesia tercinta juga memiliki versinya sendiri mengenai kelumpuhan tidur ini . diindonesia kelumpuhan tidur dikenal dengan kena tindih atau ketindihan setan.
7.       Meksiko
disebut se me subio el muerto dan dipercaya sebagai kejadian adanya arwah orang meninggal yang menempel pada seseorang.
8.       Jepang
disebut kanashibari, yang secara literatur diartikan mengikat sehingga diartikan seseorang diikat oleh makhluk halus.
Okay readers! Emang banyak versi dari beberapa negara mengenai fenomena ini ,dan ini bikin gue sadar , gue jadi mikir, ternyata hantu disetiap negara berbeda, hantuberbedadalam setiap legendaa,bahkan mungkin hantu dalam setiap kepercayaan juga berbeda, trus hantu semacam pocong genderuo, vampir, kuntilanak dan sebgainya apa benar ada? haha ngacok kan gue -_-
haha sudahlah, percaya atau tidak, tapi percayalah ini semua hanyalah halusinasi dan ketakutan yang teramat sangat saja. Setelah kita memahami penjelasan ilmiahnya , kita buang jauh-jauh rasa takut yang berlebihan dan bergaya hidup sehat yang sederhanya ‘dengan waktu tidur yang teratur’ percayalah hal ini tidak akan terjadi J
finally , thank’s for wikipedia, ilmunya bermanfaat sekali :D
Sumber: id.m.wikipedia.org/wiki/kelumpuhan_tidur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar